Android Do Not Need Task Killer

Ssaat ini masih banyak atau sebagian besar pengguna android menjadikan aplikasi ‘Task Killer’ sebagai aplikasi yang wajib di install di device android mereka. Aplikasi Task Killer seperti DuBooster, Clean Master, Task Killer, dan sebagainya memang menawarkan fitur untuk mempercepat kinerja android dan menghemat baterai dengan membersihkan RAM. Namun sebetulnya itu semua tidak perlu, alih-alih membersihkan RAM justru aplikasi tersebut mengurangi space memory yang bisa digunakan untuk menginstall aplikasi lain.

Why Android Do Not Need Task Killer / mengapa android tidak membutuhkan aplikasi Task Killer?

Android adalah operasi sistem based on linux. Dan Linux memiliki cara kerja, pengaturan, serta manajemen yang berbeda. Cara kerja android/linux mengutamakan efisiensi dan RAM adalah sumber daya yang harus digunakan karena mengambil data dari RAM jauh lebih cepat ketimbang data yang tersimpan di drive/disk. Android/Linux juga memiliki pengaturan bawaan untuk membunuh aplikasi/ AutoKiller saat keadaan Low Memory/LMK.

Perumpamaannya adalah ketika kita sedang bekerja, semua alat yang sering kita gunakan sudah tersedia diatas meja dan siap kita gunakan kapanpun kita butuhkan. Bayangkan bila semua alat itu berada di tempat yang berbeda-beda, dan kita harus mengambilnya satu persatu maka akan memperlambat kerja kita.

Benarkah RAM mempengaruhi Baterry?

Sejatinya RAM diatur oleh Memory Controller bukan CPU, jadi apapun yang disimpan di RAM baik sedang digunakan atau tidak digunakan, hal tersebut tidak mengaktivkan CPU melainkan Memory Controller. Semakin sedikit Free Space RAM di android maka kerjanya akan makin cepat karena semua sudah tersimpan di RAM. Inilah penyebab ketika kita menggunakan aplikasi Task Killer ada lag di android setelahnya, apalagi jika digunakan untuk bermain game.

Untuk mengatur kebutuhan memory, android sudah punya cara Low Memory Killer (LMK) sendiri yang didalamnya ada 6 pembagian kerja :

  1. FOREGROUND_APP : Aplikasi yang sedang berjalan di layar (ex: kita sedang membuka instagram)
  2. VISIBLE_APP : Aplikasi yang berjalan di belakang layar (ex: aplikasi whatsapp yang mengirimkan notifikasi)
  3. HIDDEN_APP : proses aplikasi di belakang layar yang dibutuhkan oleh aplikasi lain untuk dapat berjalan (ex: google play service)
  4. SECONDARY_SERVER : proses yang dibutuhkan aplikasi yang sedang berjalan (ex: penggunaan GPS)
  5. CONTENT_PROVIDER : aplikasi yang memasukan kontent data ke system (ex: facebook sync saat dijalankan)
  6. EMPTY_APP : biasa kita kenal dengan recent app, daftar aplikasi yang pernah kita buka yang masih tersimpan di dalam RAM sehingga saat kita membuka kembali aplikasi tersebut akan lebih cepat. Aplikasi dengan prioritas terendah atau jarang terbuka akan otomatis di matikan ketika RAM membutuhkan ruang untuk membuka aplikasi lain.

Jadi Penggunaan aplikasi Task Killer tidaklah disarankan, disamping android sudah melakukannya sendiri, aplikasi tersebut hanya akan mengurangi ruang memory device kita.

So Lets Android Do It Self ^_^

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *