Saatnya Beralih ke SSD

Pesatnya perkembangan teknologi tidak hanya dari sisi piranti lunak alias software saja tetapi harus diikuti juga oleh piranti keras alias hardware yang akan menjalankan program-program atau aplikasi tersebut. Nyatanya saat ini banyak hardware yang harus diperbarui atau upgrade karena sudah tidak sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh software. Salah satu piranti keras dengan teknologi terbaru saat ini yang bakal membawa pengaruh kepada performa PC atau laptop adalah Solid State Drive (SSD).

ssd samsung 850 evo

Apa itu SSD?

Solid State Drive atau biasa disingkat SSD sebenarnya sudah ada sejak tahun 1970 hanya saja mahalnya biaya saat itu SSD tidak dibuat secara masal, baru sekitar tahun 2010-an banyak produsen hardware yang mulai memproduksi SSD secara masal, namun karena harganya yang saat itu juga masih terbilang sangat mahal maka belum digunakan banyak orang. SSD adalah sebuah perangkat penyimpanan data sama halnya dengan yang kita kenal saat ini yaitu harddisk, bedanya SSD tidak menggunakan piringan magnetic (disc) untuk menyimpan data sama seperti flashdrive/flashdisk.

Kelebihan SSD

Kenapa sekarang saatnya beralih ke SSD? karena dibandingkan harddisk konvensional SSD memiliki banyak kelebihan. Kelebihan utama yang paling diunggulkan adalah proses read/write data SSD yang bisa mencapai 540MB/s – 520MB/s, dan tentu saja ini bisa meningkatkan performa dari PC atau laptop kita yang sangat terasa saat booting maupun membuka aplikasi. Selain itu ada beberapa kelebihan lain dari SSD yaitu:

  • Tidak bising, hal ini karena SSD tidak menggunakan cakram yang terus berputar ketika bekerja yang dapat menimbulkan suara bising.
  • Hemat listrik, konsumsi daya listrik SSD jauh lebih sedikit jadi bakal bikin hemat baterai laptop.
  • Tahan guncangan, biasanya harddisk rusak karena cakram tidak berputar yang disebabkan guncangan atau benturan, tetapi tidak untuk SSD.

Sedangkan kekurangan terberat SSD saat ini adalah harganya yang masih mahal. Selain itu diperlukan juga fitur TRIM.

TRIM

Media penyimpan data tidak hanya digunakan untuk menyimpan dan membaca data saja, tetapi kita juga sering menghapus dan menggantinya dengan data yang baru. Tidak seperti harddisk konvensional, saat menghapus dan mengganti data baru dari SSD, data lama tidak benar-benar terhapus atau tidak secara default meng-overwrite melainkan hanya menumpuknya. Hal inilah yang bisa menurunkan performa dari SSD itu sendiri, maka fitur TRIM berguna untuk membersihkan data lama agar tidak tertinggal. Proses write data akan lebih cepat jika ruang SSD benar-benar kosong. Untuk mengaktivkan fitur trim di OS X dan Windows baca di How to Enable TRIM.

SSD Samsung 850 Evo

Daftar Harga SSD

Saat ini harga SSD masih terbilang mahal, untuk kapasitas 120GB saja rata-rata merek memasang harga mulai dari Rp. 700.000-an. Berikut rangkuman daftar harga rata-rata SSD dari beberapa merek berdasarkan harga yang ada di toko-toko online.

  • 120 GB
    – PNY Cs1311 : Rp. 837.000,-
    – Sandisk SSD Plus : Rp. 877.500,-
    – WD Green : Rp. 877.500,-
    – Kingston SSD SUV400 : Rp. 1.057.000,-
    – Intel 540 series : Rp. 1.275.000,-
    – Samsung 850 evo : Rp. 890.000,-
    – Toshiba A100 : Rp. 600.000,-
  • 240 GB
    – Sandisk SSD Plus : Rp. 1.400.000,-
    – V-Gen : Rp. 1.200.000,-
    – Kingston : Rp. 1.600.000,-
    – WD Green : Rp. 1.400.000,-
    – PNY : Rp. 980.000,-
    – Samsung 850 evo : Rp. 1.500.000,-

Untuk kapasitas yang lain silahkan langsung shoping sendiri ya ^_^.

Kesimpulan

Dengan kelebihan SSD dibanding harddisk konvensional rasanya harga saat ini cukup fair. Paling tidak SSD ini kita gunakan untuk system yang berisi OS dan instalasi aplikasi maka kapasitas 120GB masih dirasa cukup. Sangat direkomendasikan untuk gamer maupun yang bekerja di bidang desain grafis atau multimedia.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *